BENCANA JIWA
[open this whenever you feel meaningless]
Saat itu jam 2 pagi.
Saat aku terbangun.
Tidak ada yang dirasa kecuali air mata.
Tanda rasa takut akan bunga tidur kau meninggalkanku.
Lebih seperti bencana.
Bukan,
Bukan yang terjadi di alam dan disebut bencana alam.
Namun,
Namun berhasil meruntuhkan alam sadar ku.
Lebih seperti bencana.
Bencana Jiwa, mungkin?
Sebab itu menggodaku.
Untuk,
Menjadikan kau satu-satunya yang ingin aku pastikan baik saat itu juga.
Saat itu jam 2 pagi.
Saat itu bencana jiwa.
Bogor, 13 Juli 2016.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar